Kedudukan ZAKAT dalam Islam

KEDUDUKAN ZAKAT DALAM ISLAM

Sebagai suatu ibadah pokok, zakat termasuk salah satu rukun Islam, sehingga keberadaannya dianggap sebagai ma’lum min ad diin bi adl dlaurah, yaitu diketahui secara otomatis adanya dan merupakan bagian mutlak dari keislaman seseorang. Sehingga tidak aneh kalau Allah SWT mensejajarkan kata shalat dan kewajiban berzakat dalam berbagai bentuk kata tidak kurang dari 27 ayat.

Al-Quran menyatakan bahwa kesediaan berzakat dipandang sebagai indikator utama ketundukan seseorang terhadap ajaran Islam, ciri utama mu’min yang akan mendapatkan kebahagiaan hidup dan ciri utama mu’min yang akan mendapatkan rahmat Allah SWT. Kesediaannya berzakat dipandang pula sebagai orang yang selalu berkeinginan untuk membersihkan diri dan jiwa dari berbagai sifat buruk, sekaligus berkeinginan untuk selalu membersihkan, mensucikan dan mengembangkan harta yang dimilikinya.  Sebagaimana firman Allah SWT :

“…Jika mereka bertaubat dan mendirikan shalat dan menunaikan zakat, maka berilah kebebasan kepada mereka untuk berjalan. Sesungguhnya Alloh Maha Pengampun Lagi Maha Penyayang.” (QS. At Taubah :5)
“Ambillah zakat dari sebagian kekayaan mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka, dan mendo’alah untuk mereka. Sesungguhnya do’a kamu itu (menjadi) ketentraman jiwa bagi mereka. Dan Alloh Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui” (Qs: At-Taubah: 103)
“…Dan apa yang kamu berikan berupa zakat yang kamu maksudkan untuk mencapai keridhaan Allah, maka (yang berbuat demikian) itulah orang-orang yang melipatgandakan”. (QS. Ar Ruum, 30:39)

Sebaliknya, ajaran Islam memberikan peringatan dan ancaman keras terhadap orang-orang yang enggan mengeluarkan zakat. Di akhirat kelak, harta benda yang disimpan dan ditumpuk tanpa dikeluarkan zakatnya, akan berubah menjadi azab bagi pemiliknya.

Allah SWT telah berfirman dalam surat Attaubah ayat 35 :
“Pada hari dipanaskan emas dan perak itu dalam neraka Jahannam, lalu dibakar dengannya dahi mereka, lambung dan punggung mereka (lalu dikatakan) kepada mereka : ‘Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, maka rasakanlah sekarang (akibat dari) apa yang kamu simpan itu”.

Tentang https://baitulmaalassalam.wordpress.com

Baitul Maal AsSalam (BMA) | Lembaga ZAKAT | Zakat FITRAH | Zakat MAAL | Zakat PROFESI | Zakat Perdagangan | Zakat Pertanian | AMIL Zakat | Zakat perhiasan | INFAQ | Shodaqoh | WAKAF | Hibah | Sedekah | Shodaqoh Jariyah | Infaq ONLINE | Wakaf TUNAI | Wakaf Produktif |Corporate Social Responsibility (CSR)| Mitra Pengelola Zakat (MPZ) Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Dompet Dhuafa (DD)| Lembaga zakat, mengajak disiplin berinfaq, shodaqoh, zakat, minimal 2,5% dari setiap rizki. Untuk menyempurnakan taqwa..mewujudkan lembaga ZAKAT yang amanah dan profesional menuju kemandirian bangsa. hubungi pak MAKIN, 0852-3496-4872 / 0341-8106395 / 0341-8140141. KANTOR BMA / KANINDO SYARIAH JATIM, da.JL.RAYA SENGKALING 293 DAU MALANG JATIM. http://baitulmaalssalam.wordpress.com
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s